Banyak Warga Kelaparan, Afghanistan Terima Bantuan Rp 4 T!

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Dunia mengatakan para donor sepakat mengirimkan uang US$ 280 juta atau sekitar Rp 4 triliun (asumsi kurs Rp 14.400 per US$) pada Afghanistan. Ini berasal dari dana perwalian dibekukan ke World Food Program (WFP) dan Unicef dan bertujuan mendukung nutrisi serta kesehatan negara itu.

Dalam pernyataannya, Bank Dunia mengatakan Dana Perwalian Rekonstruksi Afghanistan akan memberikan US$ 180 juta (Rp 2,5 triliun) pada WFP untuk meningkatkan operasi keamanan pangan dan nutrisi, serta US$ 100 juta (Rp 1,4 triliun) untuk Unicef agar menyediakan layanan kesehatan penting, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (12/12/2021).

Seperti diketahui, Amerika Serikat (AS) dan donor lainnya memotong bantuan keuangan yang menjadi sumber Afghanistan selama 20 tahun perang. Selain itu, lebih dari US$ 9 miliar aset mata uang dibekukan.

Menurut Perserikatan Bangsa-bangsa, sekitar 55% dari populasi atau 23 juta orang di negara itu mengalami kelaparan ekstrem, dan hampir 9 juta orang berisiko mengalami kelaparan saat musim dingin di sana.

Reuters menuliskan menggunakan uang dana perwalian rekonstruksi dan menyalurkan lewat WFP serta Unicef nampaknya jadi cara untuk mendapatkan dana ke Afghanistan. Dengan cara itu tidak selalu melibatkan sanksi AS pada Taliban.

“Keputusan ini merupakan langkah pertama untuk menggunakan dana dalam portofolio ARTF untuk memberikan bantuan kemanusiaan pada rakyat Afghanistan di saat kritis ini,” ucap Bank Dunia.

Bank Dunia juga mengatakan lembaga-lembaga tersebut hadir di lapangan untuk memberikan layanan langsung pada masyarakat negara tersebut.

Sumber cnbcindonesia.com