Kementan Pastikan Banjir Tak Ganggu Produksi Beras

Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan curah hujan lebat yang membuat banjir belakangan ini tidak mengganggu produksi beras. Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Suwandi, mengungkapkan produksi beras hingga saat ini sudah mencapai 718 ribu per ton atau lebih tinggi dibanding 2021.
“Produksi itu dari bulan ke bulan fluktuasi sesuai musim, jadi bulan Juli sampai Desember pun naik dibanding tahun lalu. Januari sampai Juni juga naik dibanding tahun lalu,” ujar Suwandi di Istana Negara, Senin (17/10).
Suwandi mengatakan kondisi curah hujan yang tinggi juga tidak mengganggu persiapan petani menanam padi. “Petani semangat dan senang juga ini (karena) kondisi bagus. Tahun depan itu justru tidak kayak begini, justru iklimnya sudah berubah,” kata Suwandi.

BPS mencatat potensi produksi beras nasional sepanjang tiga bulan ke depan pada Oktober-Desember 2022 diperkirakan sebesar 5,9 juta ton, meningkat 0,78 juta ton atau 15,12 dibandingkan 2021 sebesar 5,13 juta ton.

Produksi beras tertinggi pada 2022 terjadi di bulan Maret, yaitu sebesar 5,49 juta ton. Sementara itu, produksi beras terendah terjadi pada bulan Januari, yaitu sebesar 1,42 juta ton.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan stok beras saat ini menunjukkan posisi positif. Ia menyebut pasokan beras meningkat 1,9 persen dari tahun 2021.
“Stok beras ketersediaannya cukup dan aman. Kalau dilihat dari ketersediaan, neraca kita menunjukkan sangat positif, bahkan pertumbuhannya cukup bagus,” ujar Syahrul.
Sumber: https://kumparan.com/kumparanbisnis/kementan-pastikan-banjir-tak-ganggu-produksi-beras-1z4Mgm8vRUj/full