Kementan Tunggu Tambahan Anggaran Pupuk Subsidi Rp14 Triliun untuk Percepat Panen

IDXChannelKementerian Pertanian (Kementan) masih menunggu penambahan anggaran pupuk subsidi yang sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo sebesar Rp14 triliun dari Kementerian Keuangan (Keuangan).

“Bapak Presiden sudah menyampaikan bahwa kebutuhan pupuk sudah ditambah, jadi Kementerian Pertanian saat ini sudah berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan untuk menambah anggaran pupuk,” ujar Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri Boga, saat ditemui di iNews Tower, Selasa (26/3/2024).

Dia mengatakan pada tahun ini alokasi pupuk subsidi ditargetkan mampu disalurkan sebanyak 9,2 juta ton lewat penambahan anggaran tersebut. Dengan target itu, alokasi pupuk subsidi itu sudah hampir setara dengan 2018 sebanyak 9,55 juta ton.

Setelah 2018 lalu, tercatat alokasi pupuk subsidi terus mengalami penurunan. Hal demikian yang dikhawatirkan berdampak pada produktivitas pertanian.

Sebab jika melihat data BPS (Badan Pusat Statistik), penurunan alokasi pupuk subsidi pada tahun 2018 juga sejalan dengan penurunan kapasitas produksi beras pada tahun tersebut.

Misalnya, pada tahun 2018 lalu alokasi pupuk subsidi sebanyak 9,55 juta ton, pada tahun 2019 turun menjadi 8,87 juta ton, dan terus mengalami penurunan hingga tahun 2023 lalu.

Sejalan dengan itu, produksi beras pada tahun 2018 sebanyak 34 juta ton, turun menjadi 31 juta ton. Angka produksi tersebut stagnan hingga tahun 2023 di tengah kenaikan kebutuhan beras secara nasional sebagai konsekuensi dari adanya pertumbuhan populasi.

“Saat ini masih dalam proses, memang tidak bisa langsung ya, ada proses yang harus dilalui dan itu melalui Kementerian Keuangan,” kata Boga.

“Pada tahun ini, alokasi tambahan pupuk 4,2 juta ton pupuk, jadi totalnya nanti 9,2 juta ton pupuk pada tahun 2024 ini,” ujarnya.

Sumber: https://www.idxchannel.com/economics/kementan-tunggu-tambahan-anggaran-pupuk-subsidi-rp14-triliun-untuk-percepat-panen/2